Jumat, 12 November 2021

Rowo Jombor Kembali Menelan Korban, Salah Satu Pemacing Tewas Tenggelam

Klaten – Wisata Rowo Jombor yang berada di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten kembali menelan korban, Agung Wibowo (25) merupakan salah satu pemancing yang berasal dari Mraggen ditemukan dalam kondisi tak bernyawa setelah tenggelam.

“kejadian tenggelamnya Agung Wibowo terjadi pada hari minggu sore sekitar pukul 15.00 WIB tanggal 1 November 2021 dan jasadnya baru ditemukan pada hari senin,” ujar Sutomo.

Warga setempat yang mendengar kabar tenggelamnya salah satu pemancing kemudian memadati tempat kejadian tersebut, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa ingin melihat dan mengetahui kronologinya.

“awalnya Agung Wibowo dan Sutrisno menyewa getek untuk memancing di tengah rawa,” ujar Wagiyo.

Sebagian besar pemancing menggunakan getek untuk mencari ikan di tenggah rawa, namun tak jarang juga pemancing menggunakan jala ataupun pancing untuk mendapatkan hasil tangkapan.

Ketika Agung Wibowo dan Sutrisno turun dari getek untuk menyelam di rawa, tiba-tiba getek yang dinaiki Agung Wibowo hanyut terbawa arus hingga ke tengah rawa. Karena mengetahui geteknya hanyut AW berusaha mengejar getek dengan cara berenang.

“saat itu saya melihat AW sedang mengejar getek yang sudah hanyut terbawa arus. Karena kami berada di tengah rawa yang kondisinya banyak lumpur dan cukup dalam, saya berusaha memperingati AW untuk tifak mengejar getek tersebut. Tapi tidak dihiraukan olehnya,” ujar Sutrisno

Dari cerita Sutrisno tersebut korban sedang mengejar getek ke tengah rawa, tiba-tiba korban berteriak meminta tolong. Namun, ketika hendak menghampiri dan menolong AW telah tenggelam dan tidak terlihat lagi di permukaan rawa.

Kemudian Sutrisno kembali ke tempat penyewaan getek untuk melaporkan temannya tenggelam, mendengar kabar tersebut warga setempat langsung mencari bantuan. Warga setempat berupaya mencari korban dengan menyusuri tempat kejadian, ada juga beberapa warga yang berusaha menyelam.

Setelah melakukan pencarian dengan berbagai cara, salah satu warga melaporkan kejadian tersebut kepada Tim SAR untuk membantu mencari AW. Untuk memaksimalkan pencarian Tim SAR mengerahkan satu tim rescue ke rowo jombor.

“diduga korban tenggelam, karena mengalami kram pada kaki saat ingin mengejar getek. Kemudian korban berupaya menggapai ujung getek untuk pegangan, namun karena lumpur di tengah rawa membuat kroban sulit berdiri,” ujar salah satu Tim Sar.

Setelah korban ditemukan selanjutnya korban segera di bawa ke rumah duka untuk segera di makankan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kehadiran Program Kampus Mengajar Membuat Kegiatan Belajar Mengajar disekolah Menjadi Dinamis

       Kampus mengajar adalah bagian dari program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada ma...