Klaten- Berselancar merupakan sebuah cabang olahraga
yang biasanya dilakukan di atas ombak yang tinggi. Olahraga ini dilakukan
dengan cara menggunakan papan selancar yang sudah dipersiapakan sebelum
melakukan selancar, namun ada juga yang menyediakan sewa selancar di
laut/pantai. Papan selancar tersebut akan bergerak dengan mengikuti arus ombak
dibawahnya, kemudian seorang peselancar akan mengarahkan papannya sesuai arus
ombak. Saat arus ombak tingggi itulah yang akan menjadi adrenalin, sehingga
peselancar akan menjaga keseimbangannya pada saat ombak tinggi. Namun, tak
jarang orang tidak mengetahui bagaimana cara berselancar ? Berikut ini adalah
beberapa tips yang dapat dilakukan sebelum melakukan selancar, antara lain:
1. Harus bisa
berenang
Hal utama yang harus diperhatikan
seorang peselancar adalah dapat berenang, karena selancar sebagian kegiatannya
berhubungan dengan air. Jika seseorang akan berselancar maka dia juga harus
menguasai beberapa teknik dalam berenang, hal itu dilakukan untuk melindungi
keamanan seorang peselancar jika berada pada situasi yang terancam dan
solusinya harus berenang.
2. Melakukan
pemanasan
Pemanasan tidak hanya dapat dilakukan
saat berenang, saat akan berselancar juga harus pemanasan. Pemanasan bertujuan
agar saat berselancar tidak terjadi kram otot, cidera pada bagian tubuh ataupun
dapat menimbulkan memar. Pemanasan dapat membuat otot tubuh lemas, meningkatkan
detak jatung sehingga terhindar dari bahaya.
3. Mulai dari ombak
kecil
Bagi para pemula pilihlah ombak yang
mempunyai gelombang kecil, cobalah melakukan selancar dengan memperhatikan
jenis ombaknya. Jika saat menghadapi ombak kecil sudah menguasai untuk
menaklukan maka dapat membiasakan diri dengan kekuatakan ombak yang datang.
4. Berlatih mendayung
di atas papan selancar
Cobalah berlatih mendayung menggunakan
papan selancar sambil berenang di laut, biasanya para pemula peselancar
dianjurkan untuk berlatih mendayungg di pinggir laut sebelum berselancar. Caranya
mudah seperti: cukup tengkurapkan badan diatas papan selancar, tempatkan posisi
tumbuh senyaman mungkin, kemudian gerakan tangan seperti teknik berenang gaya
katak.
5. Latihan berdiri
di atas papan
Berdiri di atas papan selancar saat
ombak berlangsung tidaklah mudah, apalagi kalau harus menggendalikan papan
selancar agar dapat bergerak mengikuti gelombang ombak. Selain itu peselancar
harus mejaga keseimbangan tubuh di atas papan dan juga menjaga fokus agar tetap
aman.
6. Mengenal jenis ombak
Bagi seorang peselancar penting sekali
mengetahui jenis ombak. Saat melakukan selancar di bawah ombak yang tinggi
perlu diperhatikan bagaimana cara menguasai ombak tersebut, sehingga peselancar
dapat dikatakan jago ketika dapat mengetahui karakteristik ombak tersebut. Sehingga
jika saat menghadapi ombak tinggi peselancar dapat mengira-ira gerakan untuk
menghadapi ombak, usahakan mengikuti arus ombak dengan memperhatikan papan.
7. Memakai pakaian
khusus
Saat sedang atau akan melakukan selancar
adalah mempersiapkan pakain khusus yang hanya digunakan untuk selancar. Karena pakaian
tersebut terbuat dari material karet yang ringan, sehingga saat melakukan
gerakan di atas papan atau menghadapi ombak tinggi terasa nyaman dan fleksibel.
Pakaian selancar mudah kering, jadi saat setelah berselancar kemudian duduk di
tepi pantai sambil berjemur secara tidak langsung pakaiannya akan kering karena
sinar matahari.
8. Jangan panik
Tips terakhir adalah berusaha tidak
panik saat berselancar. Saat sedang menghadapi ombak tinggi saat berselancar
jangan panik terlebih dahulu, karena situasi panik justru akan membuat
seseorang menjadi takut dan bahkan memperburuk keadaan. Ketika ombak tinggi menghampiri
kemudian jatuh di laut, langkah pertama adalah mencoba memegang/menarik tali yang ada di papan. Dengan begitu kamu
akan bisa langsung naik lagi di atas papan secara perlahan dan setelahnya dapat
menepi di bibir pantai.
