Identitas Film
Judul film : Bulan Terbelah di Langit Amerika
Sutradara : Rizal Mantovani
Produser : Ody Mulya Hidayat dan Yoen K
Penulis : Rangga Almahendra dan Hanum Rais
Genre : Drama religi
Tanggal rilis : 17 Desember 2015
Produksi : Maxima Pictures
Negara : Indonesia
Bahasa : Indonesia
Soundtrack : “Bulan Terbelah di Langit Amerika” Ridho
Rhoma & Fazura
“Jangan Salahkan Cinta” Arkarna & Andini
Rating film : 8.13/10 dari 40 rating
Tokoh/Pemeran
1.
Acha Septriasa sebagai tokoh Hanum
2.
Abimana Aryasatya sebagai pemeran Rangga
3.
Nino Fernandez sebagai pemeran Stefan
4.
Rianti Cartwright sebagai pemeran
JuliaCollins atau Azima Hussain
5.
Hannah Al Rasyid sebagai pemeran Jasmine
pacar Stefan
6.
Hailey Franco sebagai pemeran Sarah
Husein putri Azima Hussain
7.
Hans de Krakker sebagai pemeran
Philippus Brown
Deskripsi film
“Bulan
Terbelah Di Langit Amerika” menceritakan tentang seorang jurnalis wanita yang
cantik bernama Hanum, dia juga harus menemani suaminya bernama Rangga sekolah
di Wina, dan juga karena ada sebuah tugas dari atasannya yang bernama Gertrude
Robinson untuk membuat artikel yang bertema “Would the world be better without
Islam”. Artikel tersebut nantinya akan di muat dalam sebuah koran. Gertrude
juga meminta kepada Hanum supaya mewawancarai dua narasumber dari pihak muslim
dan non muslim di Amerika serikat. Narasumber tersebut
merupakan para keluarga korban serangan World Trade Center (WTC) pada 11
September 2001 di Washington DC, New York.
Hanum
dan Rangga sukses menyelesaikan tugasnya selama di New York. Namun, dibalik itu
semua, ada beberapa hal terbesar yang telah mereka lakukan adalah (1)
mengembalikan kebanggan dan kewibawaan sebagai seorang Muslim di Amerika
khususnya dan dunia pada umumnya, bahwa Islam bukanlah terorist, (2)
memberikan pesan kepada dunia bahwa Islam adalah agama yang damai serta memberikan
kedamaian, dan
(3) The
world is not better off without Islam.
Review
Film
“Bulan Terbelah Di Langit Amerika” adalah salah satu film yang mengangkat tema
drama religi dan disertai dengan etika jurnalistik yang begitu menonjol. Film
ini dikemas dengan diawali oleh beberapa konflik, sehingga memunculkan
keinginan Hanum dan Rangga untuk memecahkan konflik yang terjadi.
Untuk
memcahkan konflik yang telah terjadi, Hanum mencoba melakukan berbagai macam
cara agar mendapatkan titik terang. Wawancara, melakukan pengamatan dengan
mendatangi monumen peristiwa tragedi WTC. Disana Hanum berkeinginan untuk
menemui Azima dan putrinya, mereka merupakan keluarga korban serangan WTC yang
sebagai target wawancara. Sementara Rangga melakukan perjalanan menuju AS untuk
mengikuti sebuah konferensi internasional dalam bidang bisnis.
“Bulan
Terbelah Di Langit Amerika” melakukan sesuai dengan kode etik jurnalistik yang
telah menjadi dasar bagi seorang jurnalis. Hanum dan Rangga melakukan berbagai
investigasi secara menyeluruh dan tanpa melakukan pelanggaran. Terdapat
beberapa kode etik yang dapat di lihat dari film “Bulan Terbelah Di Langit
Amerika” antara lain: investigasi yang menyeluruh terhadap konflik yang
terjadi, wawancara mendalam kepada beberapa narasumber tanpa melakukan
pemaksaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar